20 Maret 2013

Kesehatan Ibu Hamil


Kesehatan Ibu Hamil
Saat-saat kehamilan pastinya membahagiakan, namun tidak jarang juga ada kekhawatiran tersendiri terkait kesehatan ibu hamil. Masa-masa kehamilan bisa dibilang masa yang paling sensitif yang dialami oleh seorang wanita. Ini dikarenakan tidak hanya untuk ibu saja tetapi juga calon bayi. Oleh karena itu, perhatian ekstra harus diberikan pada mereka berdua. Sang ibu sendiri harus punya 'tenaga lebih' dan kondisi prima yang lebih daripada biasanya!

Perhatian Ekstra untuk Kesehatan Ibu Hamil

Untuk menjaga kesehatan ibu hamil tidak cukup hanya menjaga beberapa bagian tubuh saja, tetapi harus secara keseluruhan. Setidaknya beberapa cara dan tips berikut bisa dilakukan setiap harinya:

1. Kesehatan di bagian wajah dan kepala
Tahukah Anda bahwa di saat hamil sebaiknya Anda yang suka mengecat rambut atau mengeriting rambut menunda dulu, karena obat cat dan keriting tersebut punya sifat toksin. Tidak jarang pula ibu yang mengalami rambut rontok dan pada bagian pelipis tumbuh rambut halus. Untuk itu, keramas teratur sangat dianjurkan.

2. Menjaga kebersihan udara
Memastikan udara di sekitar lingkungan sangat penting. Apalagi udara sekarang sering menjadi pembawa penyakit apakah akibat polusi dan sebagainya, terlebih bagi ibu hamil yang menderita asma. Anda memang dianjurkan untuk jalan pagi agar tetap sehat, namun pilihlah tempat yang memang punya udara yang bersih daripada pinggir jalan yang padat dengan kendaraan.

3. Kesehatan mulut
Kesehatan mulut mencakup kebersihan gigi dan gusi. Perlu diketahui bahwa ibu hamil cenderung mengalami gangguan gusi dan gigi. Ini disebabkan oleh hormon yang mengakibatkan gusi jadi lebih lunak dan bahkan kadang berdarah. Untuk itu sebaiknya pakai pasta gigi yang dianjurkan oleh dokter atau bidan dan sesekali berkumur dengan larutan air garam hangat. Ibu hamil pun sebaiknya tidak merokok dan menghindari asap rokok.

4. Menjaga daerah perut
Hindari pakaian ketat dan perhatikan posisi tidur yang baik. Semakin besar perut maka posisi tidur dibiasakan miring saja supaya peredaran darah dari ibu ke janin berjalan lancar. Apalagi biasanya posisi tubuh ibu menjadi tidak seimbang. Maka dari itu, posisi tidur telentang tidak dianjurkan kepada ibu hamil. Berjalan dengan tegak dan hati-hati menekuk lutut.

5. Menjaga kebersihan daerah kelamin
Kuman dapat masuk ke rahim lewat alat kelamin yang terinfeksi. Caranya antara lain adalah dengan cebok menggunakan air bersih dengan arah dari depan alamt kelamin menuju belakang, tidak perlu memakai antiseptik yang justru membunuh kuman baik yang menjaga vagina, sering mengganti celana dalam dan memakai celana dalam yang kering dan bersih serta berbahan katun dan longgar. Jika suami punyaa penyakit kelamin maka segera diobati untuk menghindari infeksi silang ketika berhubungan seksual.

Hampir seluruh tubuh harus dijaga (secara ekstra) pada waktu hamil. Kebersihan tangan misalnya kelihatan sepele namun benar-benar harus diperhatikan dengan menjaga kebersihan tangan dan kuku. Ini dikarenakan tangan bisa menjadi sarana kuman masuk ke dalam tubuh karena kita sering menggunakannya untuk memegang benda. Jika kuman sudah masuk maka bisa menyebabkan diare yang semakin menyulitkan kondisi kesehatan ibu hamil. Menjaga daerah kaki juga perlu diperhatikan. Antara lain untuk faktor kenyaman ibu hamil ketika berjalan. Salah satu caranya adalah dengan tidak memakai sepatu bertumit tinggi yang dapat membendung pembuluh darah di daerah kaki.

Tentu yang terakhir tidak lupa untuk istirahat cukup dan menjadi rileks serta olahraga secukupnya. Ini akan membantu ibu hamil menjaga kesehatan dan punya perasaan yang lebih nyaman. Selamat menikmati kehamilannya, Ibu!

0 komentar

Posting Komentar